|

4 Peran Penting Siblings dalam Kehidupan Individu dengan Autisme

Tidak semua pahlawan memakai jubah. Sebagian dari mereka hadir dalam bentuk sederhana: adik, kakak, atau saudara kandung. Di banyak keluarga yang memiliki individu dengan Autisme, siblings adalah sosok yang sering kali berada di garis depan. Siblings tumbuh bersama dalam perjalanan yang penuh tantangan, namun juga penuh kehangatan dan pembelajaran tentang empati, kesabaran, dan cinta tanpa syarat.

Perjalanan emosi siblings

Siblings menjalani proses perkembangan emosional dan psikologis yang sangat besar. Ketika pada masa awal, siblings mengalami pergolakan emosi yang luar biasa. Mereka sering menyembunyikan perasaannya dari orang tua untuk meringankan beban serta melindungi perasaan Ibu dan Ayah.[1] Selain itu, siblings merasa diabaikan oleh orang tua dan sadar akan kesulitan sumber daya keluarganya karena sumber dayanya untuk terapi dan perawatan.[2]

Namun, seiring berjalannya waktu, siblings belajar membaca situasi dan memahami kebutuhan saudara/I-nya. Siblings meningkat rasa empati dan pemahamannya serta ada rasa puas karena membantu saudara/I-nya.[3] Dengan interaksi dan pengalaman yang didapat, siblings dapat berperan banyak dalam kehidupan saudara/I-nya yang penyandang Autisme.

Peran siblings bagi individu dengan Autisme

Siblings memiliki peran besar bagi saudara/I-nya yang penyandang Autisme. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Menjadi sahabat dan teman bermain

Meskipun interaksi sosial bisa menjadi tantangan bagi individu dengan Autisme, tidak sedikit dari mereka yang nyaman bersama saudara/I-nya. Siblings bisa menjadi hubungan antar teman yang pertama dan paling intens bagi anak dengan Autisme.[4]

Menjadi role model perilaku

Siblings dapat bertindak sebagai panutan sosial yang kuat, memberikan kesempatan untuk interaksi sosial, komunikasi, dan pengembangan keterampilan sosial.[5] Siblings membantu saudara mereka belajar melalui contoh nyata: cara menyapa, berbagi, menunggu giliran, atau berkomunikasi secara lebih terstruktur.

Menjadi advokat

Saat terjadi kesalahpahaman atau perlakuan tidak adil, siblings sering berdiri paling depan untuk menjelaskan, membela, atau memberi pemahaman kepada orang lain. Siblings kerap menjadi penggerak inklusi, menggunakan pengalaman hidup mereka untuk mendorong perubahan yang lebih baik di lingkungan sekitar dan dalam masyarakat secara lebih luas.

Penyambung komunikasi

Siblings sering membantu menyampaikan pesan antara guru dan orang tua, dan mengelola miskomunikasi atas nama saudara/I-nya yang penyandang Autisme.[6] Mereka tahu apa yang membuat saudaranya nyaman, cemas, atau bahagia.

Apa yang dapat dilakukan orang tua

Karena siblings memiliki peran yang sangat penting, orang tua perlu menyediakan ruang untuk mendengar suara mereka. Siblings juga membutuhkan dukungan emosional, kesempatan untuk mengekspresikan perasaan, dan waktu pribadi bersama orang tua. Ketika kebutuhan mereka diakui, mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, penuh empati, dan siap menjalankan peran advokat dengan hati yang lebih kokoh.

Orang tua dapat mendukung siblings dengan beberapa cara berikut:

  • Berikan waktu khusus hanya untuk mereka
  • Dengarkan perasaan mereka tanpa menghakimi
  • Berikan edukasi tentang Autisme sesuai usia
  • Libatkan mereka dalam proses, tetapi jangan memaksa
  • Apresiasi setiap usaha mereka mendukung saudara

Kesimpulan

Peran siblings terhadap individu dengan Autisme adalah anugerah yang tidak ternilai. Mereka tumbuh mencintai tanpa syarat, belajar memahami dunia dari perspektif yang lebih luas, dan menjadi advokat paling setia. Melalui kehadiran mereka, anak dengan Autisme dapat berkembang dengan rasa aman dan diterima.

Siblings bukan hanya saudara kandung. Mereka adalah jembatan yang menghubungkan anak dengan Autisme kepada dunia yang lebih inklusif dan manusiawi. Dan dunia membutuhkan lebih banyak jembatan seperti mereka.

Daftar pustaka

[1] Mokoena, N., & Kern, A. (2022). Experiences of siblings to children with autism spectrum disorder. Frontiers in Psychiatry, 13, 959117. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.959117

[2] Ibid

[3] Watson, L., Hanna, P., & Jones, C. J. (2021). A systematic review of the experience of being a sibling of a child with an autism spectrum disorder. Clinical Child Psychology and Psychiatry, 26(3), 734–749. https://doi.org/10.1177/13591045211007921

[4] Angell, M. E., Meadan, H., & Stoner, J. B. (2012). Experiences of Siblings of Individuals with Autism Spectrum Disorders. Autism Research and Treatment, 2012, 1–11. https://doi.org/10.1155/2012/949586

[5] Therapy, B. A. (2025, February 12). The power of Autism Siblings support. Blossom ABA Therapy. https://blossomabatherapy.com/blog/autism-siblings-support

[6] Cridland, E. K., Jones, S. C., Stoyles, G., Caputi, P., & Magee, C. A. (2015). Families living with autism spectrum disorder. Focus on Autism and Other Developmental Disabilities, 31(3), 196–207. https://doi.org/10.1177/1088357615583466

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *