{"id":598,"date":"2021-11-28T10:12:34","date_gmt":"2021-11-28T03:12:34","guid":{"rendered":"https:\/\/autismindonesia.org\/?p=598"},"modified":"2024-02-12T11:31:38","modified_gmt":"2024-02-12T04:31:38","slug":"individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/","title":{"rendered":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Autisme adalah gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, Autisme juga dapat menyebabkan gangguan perilaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Autisme saat ini disebut sebagai gangguan spektrum Autisme (GSA) atau dalam bahasa Inggrisnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Autism Spectrum Disorder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ASD). Sebutan tersebut menggambarkan gejala dan tingkat keparahan yang bervariasi pada setiap individunya. Hal-hal yang termasuk ASD adalah Asperger, gangguan perkembangan pervasif (<a href=\"https:\/\/www.orami.co.id\/magazine\/pdd-nos-pada-anak\/\">PPD-NOS<\/a>), gangguan autistik dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">childhood disintegrative disorder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi dibalik ini semua, ada penelitian yang menemukan bahwa individu dengan Autisme <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki otak yang lebih cerdas. Kecerdasan itu karena individu dengan Autisme memiliki konsentrasi yang sangat tinggi, daya ingat yang tajam, teliti dan cermat dalam mengamati setiap detail dan lebih mengandalkan logika dibandingkan emosi atau perasaan. Ada beberapa ilmuwan terkenal yang dipercaya sebagai orang jenius seperti Albert Einstein, Sir Isaac Newton atau musisi terkenal yaitu Mozart. Tetapi mereka memiliki Autisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/autismindonesia.org\/peran-penting-teknologi-dalam-berkomunikasi-dengan-individu-dengan-autisme\/\" aria-label=\"\u201cPeran Penting Teknologi Dalam Berkomunikasi Dengan Individu Dengan Autisme\u201d (Edit)\">Peran Penting Teknologi Dalam Berkomunikasi Dengan Individu Dengan Autisme<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Individu dengan Autisme mengalami gangguan pada lobus frontal (bagian otak depan) dan posterior (bagian belakang otak). Pada individu tipikal\/normal kedua bagian otak ini akan bekerja dengan selaras. Tetapi bagi individu dengan Autisme, kedua otak tersebut tidak berjalan dengan selaras. Akibatnya, individu dengan Autisme memiliki cara berpikir dan mengolah informasi yang unik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa individu dengan Autisme memiliki daya ingat yang sangat baik dan jelas. Kemampuan mereka dalam mengolah informasi atau kejadian masa lalu cukup mendetail. Namun mereka kesulitan dalam menghubungkannya dengan emosi tertentu, seperti sedih, senang, atau marah. Itulah sebabnya individu dengan Autisme juga menghadapi kendala dalam memahami serta mengendalikan emosi, perasaan, perilaku, dan kepribadian dirinya sendiri serta orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam membaca pola, berhitung atau menarik kesimpulan logis, beberapa individu dengan Autisme biasanya lebih pandai daripada\u00a0 orang-orang lain. Berkat kemampuan memahami pola dengan baik, mereka juga cenderung pandai memainkan alat musik. Ingatan visual yang tajam disertai dengan imajinasi juga menjadikan mereka sebagai seniman atau pelukis yang mahir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini, masih ada studi yang dilakukan mengapa individu dengan Autisme bisa lebih cerdas atau apakah mereka memang jenius. Tetapi peneliti sepakat kalau beberapa faktor berikut bisa menjadi alasan mengapa beberapa individu dengan Autisme memiliki kecerdasan yang mengagumkan:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kemampuan konsentrasi yang tinggi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Individu dengan Autisme dapat fokus dan berkonsentrasi tinggi terhadap satu hal tertentu. Namun, mereka memang kadang kesulitan membagi konsentrasi untuk banyak hal sekaligus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena besarnya perhatian yang dicurahkan dalam satu hal tertentu, individu dengan Autisme biasanya cepat menguasai suatu hal baru yang dipelajarinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan mengingat yang tajam<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Individu dengan Autisme biasanya cerdas karena mereka bisa mudah mengingat hal-hal yang pernah ditemuinya. Saat mereka melihat orang tua atau gurunya memainkan suatu alat musik, mereka akan mengingat kejadian tersebut dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, ketika tiba giliran mereka untuk mencoba sendiri alat musik tersebut, mereka akan langsung memutar kembali memori ketika Anda memainkan alat musik itu dan memainkannya dengan tepat. Begitu juga halnya dengan rumus Matematika, Fisika, atau tata bahasa.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka memperhatikan hal dengan detail<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi individu dengan Autisme, tak ada detail yang terlalu kecil untuk diamati. Itulah sebabnya ketika individu dengan Autisme bertemu dengan suatu masalah, mereka bisa dengan cepat mencari akar masalahnya dan menemukan solusi yang tepat. Contohnya seperti merapikan atau stocking barang di warung atau di supermarket, atau membungkus parcel. Mereka juga akan teliti sekali saat membersihkan sesuatu, bisa dikembangkan ke usaha cuci motor misalnya, atau laundry kiloan, atau housekeeping di hotel.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Logika lebih bermain dibandingkan emosi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian yang dilakukan oleh<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> King&#8217;s College<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Inggris menemukan jika individu dengan Autisme dapat mengambil keputusan objektif dengan sangat baik di waktu yang tepat. Individu dengan Autisme juga mampu mempertimbangkan alasan-alasan yang logis dan objektif setiap kali membuat keputusan. Mereka lebih mengandalkan logika tanpa ada rasa marah, takut, cemas, khawatir atau bahagia yang meluap-luap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui bahwa ini bagian dari keberagaman keunikan dari spektrum Autisme dan ada sebagian kecil dari mereka yang sangat cerdas, tetapi orang tua jangan berkecil hati bahwa kita bisa tetap hopeful dan menggali minat bakat mereka, terlepas dari kecerdasannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Autisme adalah gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, Autisme juga dapat menyebabkan gangguan perilaku. Autisme&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":599,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[8,116],"tags":[],"class_list":["post-598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-diagnosa","category-wawasan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Autisme adalah gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, Autisme juga dapat menyebabkan gangguan perilaku. Autisme...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yayasan MPATI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-28T03:12:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-12T04:31:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7b00660f849ef5ba6d91fba04b690381\"},\"headline\":\"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas\",\"datePublished\":\"2021-11-28T03:12:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-12T04:31:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/\"},\"wordCount\":652,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg\",\"articleSection\":[\"Diagnosa\",\"Wawasan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/\",\"name\":\"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-28T03:12:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-12T04:31:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/\",\"name\":\"Yayasan MPATI\",\"description\":\"Sebuah yayasan yang memiliki cita-cita untuk mengubah stigma autisme di masyarakat\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan MPATI\",\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/cropped-cropped-Mpati-logo-square.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/cropped-cropped-Mpati-logo-square.jpg\",\"width\":800,\"height\":309,\"caption\":\"Yayasan MPATI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7b00660f849ef5ba6d91fba04b690381\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/autismeindonesia.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/autismindonesia.org\\\/id\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI","og_description":"Autisme adalah gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, Autisme juga dapat menyebabkan gangguan perilaku. Autisme...","og_url":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/","og_site_name":"Yayasan MPATI","article_published_time":"2021-11-28T03:12:34+00:00","article_modified_time":"2024-02-12T04:31:38+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#\/schema\/person\/7b00660f849ef5ba6d91fba04b690381"},"headline":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas","datePublished":"2021-11-28T03:12:34+00:00","dateModified":"2024-02-12T04:31:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/"},"wordCount":652,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","articleSection":["Diagnosa","Wawasan"],"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/","url":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/","name":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas - Yayasan MPATI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","datePublished":"2021-11-28T03:12:34+00:00","dateModified":"2024-02-12T04:31:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#primaryimage","url":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","contentUrl":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/individu-dengan-autisme-memiliki-otak-yang-lebih-cerdas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/autismindonesia.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alasan Mengapa Beberapa Individu Dengan Autisme Memiliki Otak Yang Lebih Cerdas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#website","url":"https:\/\/autismindonesia.org\/","name":"Yayasan MPATI","description":"Sebuah yayasan yang memiliki cita-cita untuk mengubah stigma autisme di masyarakat","publisher":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/autismindonesia.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#organization","name":"Yayasan MPATI","url":"https:\/\/autismindonesia.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-Mpati-logo-square.jpg","contentUrl":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/cropped-cropped-Mpati-logo-square.jpg","width":800,"height":309,"caption":"Yayasan MPATI"},"image":{"@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/autismindonesia.org\/#\/schema\/person\/7b00660f849ef5ba6d91fba04b690381","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7d2765e6934f605d49eb50e8e7206e894ba9b1e85c525403a990424b1d58763f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/autismeindonesia.org"],"url":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/autismindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Alasan-Mengapa-Beberapa-Individu-Dengan-Autisme-Memiliki-Otak-Yang-Lebih-Cerdas.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=598"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":602,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598\/revisions\/602"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/autismindonesia.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}